Kisah Nabi Saleh

Ad  dan  Thamud  adalah dua peradaban besar yang dihancurkan oleh Allah karena kefasikannya yang berlebihan. Setelah kehancuran kaum Ad, Tsamud menggantikan mereka dalam kekuasaan dan kebesaran. Orang-orang menjalani kehidupan yang sangat mewah, membangun gedung-gedung besar baik di dataran maupun diukir di pegunungan. Nabi Saleh diutus untuk memperingatkan orang-orang Thamud bahwa Tuhan tidak senang dengan perilaku mereka, dan bahwa kehancuran akan menimpa […]
Continue Reading

Kisah Nabi Yusuf

Yusuf adalah salah satu dari 12 bersaudara yang ayahnya adalah Nabi Yakub dan kakek buyutnya adalah Nabi Ibrahim. Nubuatan ini berbicara tentang menjaga agar pesan Abraham tentang menyembah Satu Tuhan Yang Benar tetap hidup. Cucu Nabi Ibrahim, Yakub, menafsirkan mimpi itu bahwa Yusuf akan menjadi orang yang akan membawa “Cahaya Rumah Allah”. Namun, kegembiraan yang muncul di wajah […]
Continue Reading

KISAH NABI YUNUS

Nabi Yunus diutus ke sebuah komunitas di Irak. Cendekiawan Islam terkenal Ibnu Katsir menyebutnya Niniwe. Seperti halnya semua Nabi Tuhan, Yunus datang ke Niniwe untuk mengajak orang-orang menyembah Tuhan Yang Esa. Dia berbicara tentang Tuhan yang bebas dari rekan, putra, putri, atau sederajat, dan memohon orang-orang untuk berhenti menyembah berhala dan menghentikan perilaku jahat mereka. Namun, orang-orang menolak […]
Continue Reading

KISAH NABI AYUB

Kisah Nabi Ayub berbeda. Melalui kisahnya kita bisa melihat perjuangan umat manusia dalam tataran yang lebih personal. Tuhan tidak memberi tahu kita tentang metode yang digunakan Ayub untuk berkhotbah kepada umat-Nya atau bagaimana mereka menolak peringatan dan nasihatnya. Tuhan tidak memberitahu kita tentang nasib bangsa Ayub. Sebaliknya, Dia memberi tahu kita tentang kesabaran Ayub. Tuhan Yang Mahakuasa memuji Ayub dengan […]
Continue Reading

Keadilan Nabi, Damai dan Berkah Allah

Keadilan adalah karakteristik moralitas yang mulia dan agung yang menarik orang, menanamkan harapan di hati orang yang dirugikan, dan para tiran paling peduli karenanya. Berdasarkan keadilan, hal-hal kembali ke jalurnya yang normal dan benar; hak dikembalikan kepada pemiliknya, orang bahagia dan hidup diperbaiki. Kesejahteraan ada selama ada keadilan, dan jika keadilan tidak ada, orang akan […]
Continue Reading