Fakultas Agama Islam Universitas Medan Area (FAI UMA) menggelar Seminar Pendidikan Islam Tentang Pendidikan Islam di Indonesia dan Thailand Dengan pembicarnya adalah Dr. Anan Nisoh Sebagai Wakil Direktur Ma’had Al-Ulum Addiniyah Pohon Tanjong Narathiwat, Thailand.  Berharap akan adanyanya calon mahasiswa baru dari Ma’had Al-Ulum Addiniyah Pohon Tanjong Narathiwat, Thailand yang kuliah di Fakultas Agama Islam Prodi Pendidikan Agama Islam Universitas Medan Area.

Adapun Seminar ini diselenggarakan di Gedung Kuliah Bersama Fakultas Agama Islam UMA Lantai Dua dan peserta yang hadir pada kegiatan ini yaitu Mahasiswa Baru Yang terdiri dari 25 orang dan mahasiswa lama (angkatan pertama) terdiri dari 11 orang  , dosen fakultas agama islam serta jajaran fungsionaris Fakultas Agama Islam dan  Tenaga Kependidikan  Fakultas Agama Islam turut hadir untuk mengikuit seminar ini.

Moderator-Seminar-Pendidikan-Islam-FAI-UMA

Seminar ini dibukak oleh moderator yaitu Bapak Anri Naldi, M.Pd dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci alqur’an yang dibawakan sdr. Tomi Prandana dan di lanjutkan dengan pembacaan doa dibawak oleh Bapak Anri Naldi, M.Pd.

Baca-Doa-dan-Ayat-Qur_an-Seminar-Pendidikan-Islam-FAI-UMA

Selanjutnya Kata Sambutan Pertama dibawakan oleh Bapak Dekan FAI yaitu Dr. M. Abrar Parinduri, MA dengan memberi kata sambutan tentang Pendidikan Islam di Thailand dan Indonesia secara historis tidak jauh berbeda, Sejarah pendidikan Islam di Thailand dapat ditelusuri sejak abad ke-13, ketika Islam masuk ke Thailand melalui jalur perdagangan dan dakwah. Sebagian besar muslim Thailand tinggal di daerah selatan, yang dulunya merupakan bagian dari Kerajaan Patani, sebuah kerajaan Islam Melayu yang pernah berkembang dan berjaya.

Pendidikan Islam di Thailand pada masa itu berpusat di pondok-pondok pesantren yang menyelenggarakan sistem pendidikan tradisional dengan mengajarkan ilmu-ilmu agama, bahasa Arab, dan sastra Melayu. Beberapa ulama dan karya terkenal dari Thailand antara lain Syeikh Daud bin Abdullah al-Fathani, Syeikh Ahmad Qumi, Syeikh Abdul Samad al-Palimbani, Syeikh Dawud al-Fathani, dan kitab Hidayat al-Salikin karya Syeikh Daud bin Abdullah al-Fathani

Kata-Sambutan-Dekan-Seminar-Pendidikan-Islam-FAI-UMA

Acara selanjutnya pemaparan seminar pendidikan islam bertema seminar pendidikan islam di indonesia dan thailand yang dibawabakan oleh Narasumber yaitu Bapak Dr. Anan Nisoh Sebagai Wakil Direktur Ma’had Al-Ulum Addiniyah Pohon Tanjong Narathiwat, Thailand berkata bahwa Seminar Pendidikan Islam tentang problematika pendidikan Islam masa kini dan solusi alternatif yang ditawarkan dalam menjawab tantangan yang dihadapi pendidikan Islam di masa depan.

Tantangan pendidikan agama Islam di era globalisasi, seperti perubahan sosial, politik, iptek, dan etika dan menawarkan beberapa strategi untuk mengoptimalkan pendidikan agama Islam sebagai usaha pengembangan potensi diri melalui proses pembelajaran yang komprehensif dan terintegral tanpa adanya dikotomi antara pendidikan agama Islam dan pendidikan umum. Reformasi pendidikan Islam di Indonesia yang meliputi aspek filosofis, historis, sosiologis, dan praktis. Seminar ini juga menekankan pentingnya pendidikan Islam yang berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan kemajuan yang menjadi perbandingan dengan pendidikan Islam yang ada di Thailand

Audiens-Seminar-Pendidikan-Islam-FAI-UMA

Kegiatan ini ditutup oleh moderator dan melakukan foto bersama seluruh peserta dan panitia pada kegiatan ini .