Universitas Medan Area turut ambil bagian dalam pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Perguruan Tinggi se-Sumatera Utara yang digelar di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara pada 3 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi ajang strategis bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan, kecintaan, dan penghayatan terhadap Al-Qur’an melalui berbagai cabang perlombaan.

Fakultas Agama Islam turut berpartisipasi dengan mengutus mahasiswa terbaiknya, yaitu Matius Ocon Ginting dan Aqila Khairani Nasution sebagai peserta cabang MTQ Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an, serta Holida Yanti sebagai peserta cabang MTQ Hifzhil Qur’an 10 Juz. Kehadiran para peserta ini menjadi wujud komitmen fakultas dalam mendukung penguatan literasi Al-Qur’an, pembinaan karakter Islami, serta peningkatan prestasi mahasiswa di tingkat perguruan tinggi. Kegiatan MTQ ini mengusung semangat untuk mewujudkan generasi mahasiswa Qur’ani yang unggul, berakhlak, dan berdaya saing di tengah perkembangan zaman.

 


Dekan Fakultas Agama Islam, Dr. Siti Hawa Lubis, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada mahasiswa yang mengikuti MTQ Perguruan Tinggi se-Sumatera Utara. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa MTQ bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan spiritual, intelektual, dan moral bagi mahasiswa. “Kami sangat bangga kepada mahasiswa Fakultas Agama Islam yang telah berani tampil membawa nama baik fakultas dan universitas. Semoga keikutsertaan ini menjadi pengalaman berharga, memperkuat kecintaan kepada Al-Qur’an, serta melahirkan semangat untuk terus berprestasi. Al-Qur’an harus menjadi sumber inspirasi dalam berpikir, bersikap, dan berkarya. Melalui MTQ ini, kita berharap lahir generasi mahasiswa Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Dr. Siti Hawa Lubis, M.Pd.I.

Partisipasi Matius Ocon Ginting, Aqila Khairani Nasution, dan Holida Yanti dalam MTQ Perguruan Tinggi se-Sumatera Utara menjadi kebanggaan tersendiri bagi Fakultas Agama Islam. Cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an menuntut peserta untuk mampu menggali nilai-nilai Al-Qur’an secara ilmiah, kritis, dan kontekstual, sedangkan cabang Hifzhil Qur’an 10 Juz menekankan kekuatan hafalan, ketepatan bacaan, serta kedalaman penghayatan terhadap kalam Ilahi. Fakultas Agama Islam berharap keikutsertaan mahasiswa dalam ajang ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, baik dalam bidang akademik, keagamaan, maupun pengabdian kepada masyarakat. Dengan semangat inovatif, profesional, dan berkepribadian, para peserta diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa nama baik almamater dalam kompetisi bergengsi tersebut.