Medan 13 Juli 2026 – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Medan Area (UMA) sukses menyelenggarakan Seminar Kepemimpinan yang dirangkaikan dengan Pelantikan Pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam (HMJ PAI) dan Unit Kegiatan Mahasiswa Tahfidz Al-Qur’an (UKM-TQ). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam regenerasi kepemimpinan organisasi mahasiswa sekaligus memperkuat komitmen untuk melahirkan pemimpin yang berintegritas, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh Khairul Hapidza. Lantunan ayat suci tersebut menghadirkan suasana khidmat dan penuh keberkahan sebagai pembuka seluruh rangkaian kegiatan. Selanjutnya, doa dipimpin oleh Hendry Saputra Lubis, memohon ridha, kelancaran, dan keberkahan dari Allah SWT agar seluruh agenda dapat berjalan dengan baik.

Memasuki acara resmi, seluruh peserta berdiri untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan Mars Universitas Medan Area, dipandu oleh dirigen Wirda Auliya. Momentum ini menjadi simbol semangat nasionalisme sekaligus kebanggaan sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Medan Area.
Rangkaian sambutan diawali dengan laporan Ketua Panitia Pelaksana, Matius Ocon Ginting, yang menyampaikan tujuan serta harapan atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Selanjutnya, Ketua Organisasi Demisioner, Khairul Hafidza, menyampaikan kilas balik perjalanan organisasi sekaligus pesan kepada kepengurusan baru agar mampu melanjutkan estafet perjuangan dengan penuh tanggung jawab.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dekan Fakultas Agama Islam, Dr. Siti Hawa Lubis, M.Pd.I., yang menekankan pentingnya organisasi mahasiswa sebagai wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, serta pengembangan potensi mahasiswa. Kemudian, Dr. Firmansyah, M.A. selaku Penanggung Jawab kegiatan turut memberikan motivasi agar pengurus baru mampu menjadi teladan di lingkungan kampus.
Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Kepemimpinan yang menghadirkan narasumber Dr. Armansyah Matondang, S.Sos., M.Si. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan pentingnya kepemimpinan yang visioner, adaptif, serta berintegritas dalam menghadapi tantangan zaman. Seminar berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti dengan antusias oleh para peserta.

Puncak kegiatan dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan HMJ PAI oleh Widya Fazira, serta SK Kepengurusan UKM Tahfidz Al-Qur’an oleh Dina Aulia Ramadani. Pembacaan SK menjadi penanda resmi dimulainya masa kepengurusan baru kedua organisasi tersebut.
Prosesi pelantikan berlangsung secara khidmat dipimpin oleh Dekan Fakultas Agama Islam, Dr. Siti Hawa Lubis, M.Pd.I. Seluruh pengurus HMJ PAI dan UKM Tahfidz Al-Qur’an mengucapkan sumpah jabatan, menandatangani berita acara pelantikan, serta menerima amanah kepengurusan secara simbolis. Prosesi ini menjadi simbol komitmen seluruh pengurus baru untuk menjalankan tugas organisasi dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan semangat pengabdian.
Suasana haru menyelimuti ruangan ketika perwakilan UKM Tahfidz Al-Qur’an, Asmarito Harahap, Eva Mustika, dan Wanda Hamidah Lubis, membawakan puisi berjudul “Awal Langkah”. Persembahan tersebut menjadi refleksi mendalam tentang makna amanah, perjuangan, dan harapan bagi kepengurusan yang baru saja dilantik.
Semangat tersebut semakin diperkuat melalui pidato Ketua Umum HMJ PAI terpilih, Khairul Hapidza, dan Ketua Umum UKM Tahfidz Al-Qur’an terpilih, Wilda Afriani Batubara. Keduanya menyampaikan visi, misi, serta komitmen untuk membawa organisasi menjadi lebih aktif, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi mahasiswa maupun masyarakat.

Sebagai penutup, seluruh tamu undangan, pimpinan universitas, dosen, narasumber, panitia, dan pengurus baru mengikuti sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan dokumentasi momentum bersejarah tersebut.
Melalui penyelenggaraan Seminar Kepemimpinan dan Pelantikan Pengurus HMJ PAI serta UKM Tahfidz Al-Qur’an ini, Fakultas Agama Islam Universitas Medan Area berharap lahir generasi pemimpin mahasiswa yang amanah, profesional, berakhlakul karimah, serta mampu menghadirkan inovasi dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan organisasi, fakultas, universitas, dan masyarakat luas.
