Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Medan Area (UMA) melaksanakan kunjungan kerja akademik ke Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor pada Jumat, 24 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di kampus utama UIKA Bogor, Jalan Sholeh Iskandar, Kedung Badak, Tanah Sareal, Kota Bogor tersebut merupakan bagian dari upaya strategis dalam memperkuat implementasi Tridharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat.

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi FAI UMA dalam membangun jejaring akademik sekaligus memperluas kolaborasi kelembagaan dengan perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek), namun memiliki Fakultas Agama Islam dengan izin operasional dan akreditasi dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Universitas Ibn Khaldun Bogor dipandang sebagai institusi yang memiliki pengalaman panjang dan rekam jejak yang kuat dalam pengembangan pendidikan tinggi keislaman di Indonesia. Berdiri sejak tahun 1961, UIKA Bogor dikenal sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkontribusi nyata dalam penguatan nilai-nilai keislaman dan pembangunan masyarakat.

Delegasi FAI UMA dipimpin langsung oleh Dekan FAI UMA, Dr. Siti Hawa Lubis, S.Pd.I., M.Pd.I., yang didampingi oleh Rahmat Kurnia, S.Fil.I., M.Hum., serta Budianto, Lc., S.E., M.M. Kehadiran rombongan disambut secara resmi oleh Dekan Fakultas Agama Islam UIKA Bogor, Prof. Dr. Hj. Imas Kania Rahman, M.Pd.I bersama Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Dr. Yono, S.H.I., M.H.I., serta Sekretaris Program Studi Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam, Dr. Hasan Basri Tanjung, M.A.

Dalam sambutannya, Dr. Siti Hawa Lubis, S.Pd.I., M.Pd.I. menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan wujud komitmen FAI UMA dalam meningkatkan kualitas akademik serta tata kelola kelembagaan. Ia menegaskan bahwa FAI UMA saat ini berada pada fase pengembangan, khususnya pasca diterbitkannya Keputusan Menteri Nomor 543 Tahun 2022 yang menjadi tonggak penting dalam penguatan program studi di lingkungan fakultas.

Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya belajar dari institusi yang telah memiliki pengalaman dan kematangan dalam pengelolaan pendidikan tinggi. Dengan capaian delapan program studi dan akreditasi institusi unggul yang dimiliki FAI UIKA Bogor, kerja sama ini dinilai sangat relevan sebagai langkah strategis dalam pengembangan kapasitas kelembagaan FAI UMA.

“FAI UMA memiliki komitmen kuat untuk terus berkembang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat kapasitas institusi, serta menghasilkan lulusan yang memiliki wawasan global, pemahaman keislaman yang komprehensif, dan kemampuan adaptif terhadap tantangan modernitas serta kebangsaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Dekan FAI UIKA Bogor, Prof. Dr. Hj. Imas Kania Rahman, M.Pd.I menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik dan terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama, baik pada tingkat regional, nasional, maupun internasional. Menurutnya, transformasi menuju perguruan tinggi unggul harus dibangun melalui kolaborasi yang sinergis, khususnya antarperguruan tinggi Islam di Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa peluang kerja sama yang dapat dikembangkan meliputi program pertukaran mahasiswa, penyelenggaraan kelas kolaboratif (joint class) secara daring maupun luring, pertukaran dosen dan dosen tamu (guest lecture), pengembangan kurikulum bersama, penelitian kolaboratif (joint research), hingga publikasi ilmiah bersama. Selain itu, kolaborasi juga dapat diperluas pada bidang pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) kolaboratif, pemberdayaan masyarakat, seminar internasional, konferensi akademik, workshop, serta penguatan kegiatan kemahasiswaan seperti kompetisi dan pertukaran organisasi mahasiswa antarperguruan tinggi.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FAI UIKA Bogor, Dr. Yono, S.H.I., M.H.I., menambahkan bahwa tindak lanjut kerja sama dapat diawali melalui penyusunan dan pertukaran draft perjanjian kerja sama sebagai dasar kesepahaman sebelum dilaksanakannya penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA).

Secara terpisah di Gedung Pascasarjana, Rektor UIKA Bogor, Prof. Dr. H. E. Mujahidin, M.Si., menyampaikan apresiasi atas inisiatif FAI UMA dalam membangun jejaring akademik antarperguruan tinggi. Ia menegaskan bahwa kerja sama antarlembaga pendidikan tinggi merupakan instrumen strategis dalam mengatasi isolasi institusional serta meningkatkan mutu akademik secara berkelanjutan.

Menurutnya, sinergi antarperguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendukung pencapaian Tridharma Perguruan Tinggi secara lebih efektif, inovatif, dan adaptif terhadap dinamika perkembangan pendidikan tinggi, baik pada tingkat lokal, regional, nasional, maupun internasional.