Pada hari jumat dan sabtu tanggal 8 dan 9 November 2024 Dosen Prodi Pendidikan Agama Islam melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Pesantren Tahfidz Quran Lailatul Qadar yang beralamat Mekar Sari, Kec. Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Tema yang diangkat tentang. Model Literasi Digital Dalam Pendidikan Agama Islam Sebagai Pencegahan Judi Online Di Pesantren Tahfidz Quran Lailatul Qadar.
Literasi adalah kemampuan seseorang dalam memahami, menganalisis, dan menggunakan informasi secara efektif, baik dalam bentuk tulisan, lisan, maupun visual. Dalam konteks modern, literasi tidak hanya terbatas pada membaca dan menulis, tetapi juga mencakup pemahaman terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk teknologi dan media digital. Literasi digital adalah kemampuan untuk mengakses, memahami, menilai, dan menggunakan informasi dari berbagai platform digital secara bijak dan bertanggung jawab. Kemampuan ini sangat penting di era digital karena membantu individu mengenali informasi yang valid, menghindari hoaks, serta menjaga keamanan data pribadi
Program literasi digital dalam pendidikan agama Islam di Pesantren Tahfidz Quran Lailatul Qadar telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran santri terhadap bahaya judi online. Santri kini lebih mampu mengenali ancaman digital dan memahami pentingnya penggunaan teknologi secara bijak sesuai dengan nilai-nilai Islam. Selain itu, pengasuh dan orang tua juga mulai lebih aktif dalam melakukan pengawasan dan pendampingan dalam penggunaan perangkat digital, baik di lingkungan pesantren maupun di rumah. Namun, masih terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan berkelanjutan, serta tantangan pengawasan di luar lingkungan pesantren.